About Me

KISAH YATIM PIATU

 "Judul Puisi : ~KISAH YATIM PIATU~

Nama Penulis : Amelia Sekar Maelani

Isi puisi : ~KISAH YATIM PIATU~


Saat bulan mulai bersinar

Saat bintang mulai berpijar

Alas kasar menjadi tempatnya bersandar

Sampai fajar kembali memancar


Sejuknya angin membelai kening dan pipi

Memaksa matanya terbuka kembali

Memaksa tubuhnya untuk berdiri

Menapaki alam semesta seorang diri


Tanpa ayah dan ibu

Ia tapaki jalan berbatu

Tanpa ayah dan ibu

Ia susuri jalan berliku


Ia berusaha sekuat baja

Walau cacing di perut terus menagih jatahnya

Ia berusaha tersenyum bahagia

Walau tak setetes pun embun menyentuh bibirnya


Dunia ini terlalu luas

Untuk ia si tubuh mungil

Hidup ini terlalu keras

Untuk ia si bocah kecil


Pundak itu terlalu lemah

Untuk menanggung sebuah beban

Kaki itu terlalu lelah

Untuk menopang kehidupan


Walau matahari bertengger di atas kepala

Dan duri kecil yang menancap di bawah kaki 

Ia terus berjalan tak tentu arah

Hanya demi sesuap nasi


Bulir air bening muncul di pelupuk mata

Tatkala bayangan itu muncul seketika

Panah itu menghujam tepat di dadanya

Tatkala rindu menyerang dengan tiba-tiba


Hamparan berwarna biru tersaji di depan mata

Begitu ia menengadahkan kepala

Lukisan wajah cantik jelita terpampang di sana

Ditemani seorang pria yang gagah perkasa


Terlihat begitu dekat di depan mata

Tapi tak sedikit pun dapat diraba

Hadirnya terasa begitu nyata

Walau faktanya hanyalah ilusi semata


Kini hangatnya pelukan tak lagi ia rasakan

Indahnya kebersamaan hanyalah sebuah kenangan

Rumah impian penuh kebahagiaan hanyalah sebuah angan

Hanya sebuah batu nisan yang kini dia saksikan


Teriakan demi teriakan teredam dahsyatnya ombak lautan

Tangisan demi tangisan tersapu derasnya hujan

Keluh kesah pun seolah tak terdengar

Kalah dengan dahsyatnya petir yang menggelegar


Lantas kepada siapa ia berkeluh-kesah dan memelas ??

Selain dengan menengadahkan tangan ke atas ??

Lantas kemanakah ia pulang dan bercerita ??

Di saat rumah tak lagi menjadi sumber bahagia


Ia hanyalah seorang yatim piatu

Yang merindu kasih sayang ayah dan ibu 

Yang berharap badai segera berlalu

Sehingga bisa meniti kehidupan yang baru


Namun rupanya itu hanya mimpi belaka

Kini hanyalah pusara bertabur bunga 

Yang menjadi pelabuhan terakhirnya

Sampai jiwa tak lagi menyatu dengan raganya


Biodata Penulis :

Nama : Amelia Sekar Maelani

TTL : Kuningan,10 Mei 2003

Agama : Islam

Jenis kelamin : Perempuan

Akun IG : @amelia_sekar_maelani

Akun FB : Amelia Sekar Maelani

E-mail : ameliasekarmaelani@gmail.com

Kewarganegaraan : Indonesia

Tinggi badan : 161 cm

Berat badan : 45 kg

No Hp/WA : 085797706836

Status : Belum menikah

Alamat : RT 06 RW 03 Dusun Sukaraja Desa Sukarapih Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan

Hobi : Membaca dan menulis

"


Posting Komentar

0 Komentar