About Me

Gandeng Irema, Mahasiswa IPB Kembangkan Agrivillage Di Kp. Parawan Lengkongjaya

NET24JAM - Tim pengabdian mahasiswa IPB menggelar berbagai kegiatan sukarela di bidang pertanian dalam kegiatan IGTF (IPB Goes to Field). IGTF merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh LPPM IPB (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat IPB). 

Kegiatan IGTF berlangsung di Kampung Parawan, Desa Lengkongjaya, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya sejak Sabtu, 9 oktober 2021.

Kegiatan ini bertajuk Pengembangan Potensi Desa Lengkongjaya Melalui Pembangunan Desa Pertanian (Agrivillage) dan Budidaya Tanaman Pangan, Rabu (29/12/2021).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak diantaranya BPP (Badan Penyuluh Pertanian) Kecamatan Cigalontang dan IREMA (Ikatan Remaja Masjid) Al-Kautsar.
 
Bapak Dr. Soni Trison, S.Hut, M.S., dosen pendamping tim mahasiswa IGTF Tasikmalaya menyampaikan, dalam pengembangan potensi desa perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak agar mendapatkan banyak inovasi berupa ide beserta saran yang membangun dari berbagai pihak.

Program yang telah dilaksanakan oleh tim mahasiswa IGTF diantaranya (1) Saung Hejo sebagai upaya dalam memanfaatkan lahan hibah warga menjadi Greenhouse dengan saung khas Sunda (2) Pinter Tani, melakukan penyuluhan, pelatihan, dan edukasi ilmu pertanian kepada warga (3) Rumah Pangan Lestari yaitu melakukan edukasi dan aksi dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah warga. 

Program tersebut bertujuan (1) meningkatkan minat, wawasan, serta pengetahuan masyarakat Desa Lengkongjaya, khususnya Kampung Parawan seputar isu pertanian dan peran masyarakat terhadap ketahanan pangan di dunia. (2) meningkatkan produktivitas warga setempat di bidang pertanian guna menciptakan kemandirian pangan. (3) memberikan kesempatan bagi kelompok tani untuk mewujudkan desa yang asri dan kaya akan ekosistem. 
Kegiatan yang dilaksanakan melalui program tersebut memberikan hasil yang sangat baik. 

Melalui program saung hejo, masyarakat dapat melihat secara langsung proses penanaman dan perawatan tanaman pangan.

Benih varietas IPB yang dibudidayakan di green house sudah mencapai pemukiman warga desa, mengenalkan produk inovasi IPB University. 

Masyarakat difasilitasi ilmu pertanian serta alat-alat berkebun melalui program edukasi ilmu pertanian. Masyarakat juga diberi bibit-bibit sayur per-rumah melalu program rumah pangan lestari.

Pembagian bibit ini mendapat respon yang sangat baik. Masyarakat mulai membuka diri terhadap aktivitas pertanian. Pembagian bibit sayur pada pekarangan warga juga berdampak pada keasrian pemukiman desa. 

Keberlanjutan program diharapkan dapat terlaksana dan dipercayakan kepada IREMA Al-Kautsar maupun kelompok tani setempat sebagai pelaksana utama dan tim mahasiswa IPB University juga mendapatkan kesempatan untuk berkunjung secara rutin agar dapat terus memantau kestabilan dan kemajuan dari program yang telah dijalankan.***

Posting Komentar

0 Komentar