About Me

Marak Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Masif Bersosialisasi

Kota Tasikmalaya, Net24jam.com - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Bandung - Jawa Barat menggelar Sosialisasi di Aula salah satu Rumah Makan yang ada di bilangan Jl. Letjen Mashudi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Senin (11/10/2021).


Walikota Tasikmalaya yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan, H. Rahmat Mahmuda, SE, MM menyampaikan untuk Bekerja di Luar Negeri Peluang sangat besar, asal dengan Prosedur yang sudah ditentukan Oleh Pemerintah. 

"Dari Mulai Pelatihan, pemberangkatan hingga penempatan Kerja akan di fasilitasi Oleh Pemerintah yang sudah bekerjasama dengan Badan Pelindungan Pekerja migran Indonesia"katanya dalam sambutan.

Lanjutnya, Kita Harus menjadi Pekerja yang harus mematuhi aturan dan Undang-undang yang ada disana, jangan sampai kita keluar negri namun tidak paham aturan disana, melalui Sosialisasi ini Badan Pelindungan Pekerja Imigran Indonesia akan menjelaskan semuanya. 

Para Peserta yang hadir juga harus bisa menyampaikan kepada masyarakat luas, peluang untuk menduduki jabatan di luar negeri sangat banyak seperti yang menguasai Bidang IT dan yang lainya. 

"Salah satu Upaya pemerintah ini meningkatkan SDM, ada Minat untuk mengembangkan diri saya kira untuk kerja diluar negeri itu ada peluang" Tuturnya

Sementara itu, Tugiyarto selaku Kepala Sub Koordinator Kelembagaan Dan Pemasyarakatan Program BP2MI Bandung menjelaskan, dengan kegiatan yang dilaksanakan saat ini  kegiatan sosialisasi meraih peluang kerja di luar negeri. 

Diharapkan kepada masyarakat khususnya di Kota Tasikmalaya ini supaya menempuh program kerja ke luar negeri secara prosedural, karena banyak dari calon tenaga kerja ke luar negeri itu banyak melalui un prosedural atau secara ilegal. 

"Sehingga kami di UPT BP2MI Bandung - Jawa Barat melaksanakan sosialisasi ini secara masif"jelasnya.

Terkait dengan program itu, kata dia, memang kalau dikatakan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara legal itu, mereka sebagai calon harus bisa mengikuti semua prosedur dan itu harus di tempuh dari mulai awal sampai akhir pemberangkatan.

"Sebagai contoh calon PMI itu harus mendaftar dari daerah di dinas tenaga kerja setempat sesuai dengan domisilinya, jadi mereka harus nya di mulai dari situ. Itu akan di berikan prosedur yang akan di tempuh"terangnya.

"Sebetulnya kalau calon PMI itu mengetahui prosedur tidak akan susah untuk berangkat secara legal dan prosedural"pungkasnya.(Malby/NET)

Posting Komentar

0 Komentar